DPRD Kota Tegal Minta Percepatan Proyek Jalingkut

Posted: 11 September 2011 in Politik

TEGAL, METROPOLISPOS – Di akhir tahun 2011, DPRD Kota Tegal meminta agar ada percepatan pekerjaan proyek Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) yang menghubungkan wilayah Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Sebab selama ini terkesan terbengkalai, karena tidak ada tindak lanjut pembangunan lanjutan yang dibiayai pemerintah pusat melalui hutang bank dunia. Sedangkan kondisi fisik Jallingkut, yang dibiayai APBD Kota Tegal dan APBD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) saat ini kondisinya sudah banyak yang rusak.

Ketua DPRD Kota Tegal, H Edy Suripno SH, Selasa (6/9), mengatakan, untuk pembebasan lahan untuk proyek Jalingkut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui APBD telah mengeluarkan anggaran sekitar Rp 80 miliar. Sedangkan untuk pembangunan fisiknya, yang berasaak dari APBD Kota Tegal dan APBD Provinsi Jateng telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 25 miliar. Sedangkan kelanjutannya, dengan panjang 18,4 kilometer pemerintah dibiyai pemerintah pusat melalui pinjaman bangk dunia.

“Sesuai informasi kelanjutan proyek Jalingkut, yang menghubungkan wilayah Kota Tegal dengan Kabupaten Brebes dengan panjang 18,4 kilometer pemerintah pusat melalui dana pinjaman bank dunia pada tahun 2010 telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp 190 miliar. Bahkan proyek tersebut telah dilelangkan pada tahun 2010, dan ditargetkan pada tahun 2012 sudah bisa difungsikan. Sedangkan realisasi dilapangan, ternyata di wilayah Kota Tegal belum ada aktivitas kelanjutannya. Sehingga kami minta ada percepatan pekerjaan. Agar pada tahun 2012, benar-benar Jalingkut bisa difungsikan,” kata Edy.

Dijelaskan Edy, agar tidak selalu jadi pertanyaan warga, sekaligus untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas. Utamanya yang disebabkan kendaran berat di Jalan MT Haryono, Gajah Mada, Mayjend Sutoyo, Kolonel Sugiono sampai keperbatasan Kota Tegal-Kabupaten Brebes. Maka percepatan pengerjaan proyek lanjutan Jalingkut harus dilaksanakan, apalagi kalau tidak segera difungsikan kerusakan fisik Jalingkut yang telah dibangun Kota Tegal akan semakin parah.

“Karena Jalingkut proyek yang menghabiskan anggaran besar, utamanya dari APBD Kota Tegal. Maka kami minta keseriusan pemerintah pusat, agar pada tahun 2012 sesuai target bisa difungsikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal, M Suharto, mengungkapkan, untuk pelaksanaan kelanjutan proyek Jalingkut atau Brebes-Tegal By Pass, yang dibiayai pemerintah pusat DPU Kota Tegal tak dilibatkan. Sehingga tak tahu soal realisasi pekerjaan sampai saat ini, karena pekerjaan diawasi langsu PU Bina Marga Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
“Walaupun kami tak tahu persis realisasi kelanjutan proyek Jalingkut saat ini, tapi sesuai perencanaan awal proyek kelanjutan Jalingkut dilaksanakan selama 2 tahun. Sehingga pada akhir tahun 2012, ditargetkan Jalingkut sudah bisa difungsikan,” kata Suharto.
Menurut Suharto, sebenarnya Kota Tegal masih memiliki tanggungan, menyelesaikan pemabangunan Jalingkut sekitar 300 meter, yakni dari pertigaan Jalan Blanak sampai batas yang dibiayai pemerintah pusat. Namun ada informasi, proyek tersebut akan diback up oleh pemerintah pusat. Sehingga pada APBD 2011, Kota Tegal tak mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kelanjutan Jalingkut.
“Karena pada tahun 2011 tak dilaksanakan, maka kami akan menyiapkan anggaran melalui APBD 2012. Tapi komunikasi dengan pemerintah pusat akan terus diupayakan, agar penyelesaiannya tetap tak dibebankan pada APBD Kota Tegal,” tuturnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s