Tendang Pengendara Ontel, Pemuda Diamankan

Posted: 12 September 2011 in Hukum dan Kriminal

Pelaku pembunuhan menceritakan kronologis kejadian.

TEGAL, METROPOLISPOS – Seorang pemuda bernama Ali Dwi Oktaviani (16), asal Jalan Halmahera Kelurahan Mintaragen,  Kecamatan Tegal Timur, yang sehari-hari bekerja sebagai pembuat kue tape  ini dengan terpaksa berurusan dengan hukum. Bahkan dari aksinya remaja  ini bakal dijerat Pasal 351 KUHP, tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Aksi fatal ini terjadi di Jalan Abimanyu Kelurahan Slerok,  Sabtu (10/9). Atau tepatnya  sebelah timur Depo Pertamina. Kesempatan  malam minggu sekitar Pkl 23. 00 WIB, mendadak tanpa sebab yang jelas menendang,  Slamet Riyadi (25). Sedang korban malam itu tengah membonceng sepeda bersama seorang temannya, Khalimudin (20).

Sambil mengendarai motor  bersama  kakaknya, Maman, yang kemudian pelaku ini menendang perut korban Slamet Riyadi. Tendangan pelaku ini tepat mengenai lambung korban. Sebelum itu korban sempat terjatuh, dan oleh temannya ini korban akhirnya ditolong kemudian diantar pulang ke Desa  Karanganyar Dukuhturi Tegal, RT 02 RW 03.

Selama perjalanan pulang,  seperti diakaui temannya korban sering mengeluh sakit. Dari sakit yang dialami, dan paginya sekitar Pkl 03.0 WIB,  korban diketahui meninggal dunia.

Menurut Khalimudin, pelaku mengendari sepeda motor melaju sangat kencang. Karena jalanan malam itu sangat sepi. Tapi pelaku bersama motor teman satunya lagi melajunya dengan sig-sag. Ke kenan dan kiri, seperti layaknya balapan.

Melihat ada sepeda motor, yang melaju kencang sehingga pengendara sepeda onthel langsung minggir. Tapi setelah minggir dan tanpa disangkanya menendang perut korban. Sedang antara korban dan pelaku tak saling kenal, seperti umumnya pengguna jalan.

“Setelah minggir dia itu langsung nendang teman saya.  Padahal saya dan teman saya tak tahu apa-apa. Malam itu teman saya itu habis beli HP. Tapi  tiba-tiba saja  ditendang,” kata Khalimudin, kesempatan dimintai keterangan sebagai saksi di Polsek Tegal Timur kemarin.

Kapolres AKBP Haryadi dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Heriyanto, dan didampingi Kapolsek Tegal Timur Kompol Teguh Riyanto SE menuturkan, aksi tersebut sebagai perbuatan iseng. Karena antara pelaku dan korban tak saling kenal,  dan tidak ada latar belakang apa pun.

Aksi tersebut datang tiba-tiba, dan pelaku langsung menendang hingga mengenai lambung. “Dan sekarang pelaku baru menyesal. Tapi  kita perlu menunggu hasil otopsi,” kata  AKBP  Haryadi.

Dari keterangan pelaku saat mau melintas, berpapasan dengan mobil. Karena  sempitnya jalan, sehingga langsung menendang orang yang sedang naik sepeda sehingga korban sampai terjatuh. Setelah menendang pelaku bersama sang kakak langsung kabur. Dari informasi pelaku malam itu habis diputus pacarnya. Pelaku ini ditahan karena sempat  dikeroyok oleh warga, dan pelaku langsung  melaporkan apa yang dialami ke kantor polisi setempat. Pada waktu yang bersamaan dari keluarga korban mengabarkan, kalau korban aksi tendang akhirnya meninggal. Siapa yang menendang, dan saksi korban mengatakan, kalau pelakunya adalah orang yang melapor.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s