Menag Tuding Kisruh Ambon Sengaja Disulut

Posted: 13 September 2011 in Nusantara

ist.

MENANG Suryadharma Ali (SDA) menyebut kerusuhanAmbonterjadi bukan karena perbedaan keyakinan masyarakat, muslim dan nasrani. Dia menduga ada pihak tertentu yang sengaja membuat konflik memanas. Keterangan tersebut disampaikan seusai acara halalbihalal di Kemenag kemarin (12/9) sore.

Ketua Umum DPP PPP itu menjelaskan, pihak Kemenag sudah mengontak jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Maluku.

“Laporan sementara yang masuk ke kami, kondisi sudah kondusif,” jelasnya kemarin (12/9).

“Dilaporkan masih ada penjagaan ketat di beberapa titik,” imbuhnya.

Imbas dari konflik ini, SDA meminta jajaran Kanwil Kemenag Maluku mengumpulkan seluruh tokoh agama dan tokoh politik. Pemanggilan para tokoh ini diharapkan SDA bisa ikut meredam gejolak diAmbon. “Saya harap dari pertemuan itu,Ambonbisa kembali sejuk dan kondusif,” katanya.

Menurut SDA, pihaknya benar-benar kaget terkait pecahnya kerusuhan diAmbontersebut. Sebab, sebelum Ramadan lalu, dia bersama jajaran pejabat Kemenag berkunjung kesanauntuk memantau pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2012. SDA mengklaim, upaya recovery diAmbonpasca konflik bermotif SARA beberapa tahun terakhir cukup memukau.

“Jika saya prosentasekan, upaya recovery-nya lebih dari 100 persen,” katanya.

Indikator dari perkembangan recovery itu, jelas SDA, bisa dilihat dari beberapa aktivitas warga. Di antaranya adalah, warga nasrani, menurut SDA, terlihat guyub saat membantu pemugaran masjid yang bakal dijadikan salah satu titik penyelenggaraan MTQ 2012. Bahkan, lanjutnya, ada beberapa warga nasrani yang siap rumahnya dijadikan penginapan sementara bagi peserta MTQ 2012 yang datang dari penjuru tanah air.  Langkah ini cukup membantu, untuk antisipasi jika daya tampung hotel terbatas.

Mengaca dari hasil peninjauan tersebut, SDA mengatakan kejadian cukup aneh. “Saya merasa ada yang janggal,” kata dia.

Lantas, SDA mengatakan pihaknya menduga ada segelintir orang yang memang mengipas-ngipasi bara api perseteruan hubungan antara umat muslim dan nasrani yang baru menjalani masa recovery.

“Ini bukan kehendak umat Islam maupun nasrani,” sambung SDA. Untuk itu, Kemenag tidak mau disalahkan jika ribut-ribut ini merupakan buah dari upaya pembinaan keberagamaan diAmbonyang belum matang. SDA menegaskan, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) setempat sudah berjalan dengan baik.

Untuk sementara, SDA mempercayakan penuh penanganan kisruh diAmbonini kepada instansi daerah. Kemenag tidak mengirim dulu tim dari pusat untuk mendinginkan lagi masyarakat Islam dan nasrani diAmbon. Dia berharap, para tokoh agama setempat bisa mendamaikan masyarakat yang terlibat pertikaian.

Terkait keberadaan MTQ 2012 sendiri, SDA masih belum bisa memastikan bakal tetap digelar diAmbonatau diganti di tempat lainnya. “Penyelenggaraannya masih tahun depan. Kita lihat dulu perkembangan diAmbon,” jelas dia.

Yang jelas, pemerintah tidak ingin mengambil risiko terhadap keamanan peserta MTQ 2012. MTQ yang digelar di daerah rawan konflik berkedok agama, memang berpotensi buruk terhadap keselamatan peserta dan pengunjung. (wan/iro)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s