Warga Rebutan Air Bersih

Posted: 13 September 2011 in Serba-serbi

DAHAGA warga Kelurahan Kalinyamat Kulon Kecamatan Margadana untuk menikmati air bersih akhirnya terobati. Senin (12/9) kemarin, Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Harapan Anda memberikan bantuan air bersih sebanyak dua tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter.

Droping air dari tangki pertama, tiba di lokasi sekitar pukul 10.00. Warga yang tengah menanti kedatangannya segera menggeruduk. Kemudian jerigen dan ember yang telah dibawa segera ditata guna mendapat jatah air bersih. Dalam sekejap antrian warga mengular hingga panjangnya mencapai 10 meter lebih.

Pada awalnya pengisian air bersih ke dalam jerigen dan ember berjalan lancar. Secara tertib warga bergantian mengambil jatahnya sesuai antrian. Namun selang beberapa menit kemudian, warga seolah tak sabar dan takut tidak kebagian. Sehingga antrian pun buyar dan warga berebut ingin memperoleh air bersih lebih dulu.

Sehingga petugas pembagi pun kewalahan melayani. Akhirnya petugas memastikan bahwa semua akan kebagian tanpa terkecuali. Lalu warga kembali antri seperti sebelumnya. Kondisi sama juga terlihat ketika tangki air bersih kedua datang sekitar pukul 11.00.

Aksi rebutan air bersih kembali terjadi. Meski begitu droping air bersih dari RSUI Harapan Anda secara umum berjalan lancer. Tidak satu pun warga yang tidak kebagian.

Bagian Kesehatan Lingkungan RSUI Harapan Anda Slamet Santoso mengatakan, bantuan droping air bersih ini didasari dari permintaan warga bahwa di Kalinyamat Kulon mengalami kekeringan, dan membutuhkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kami memberikan droping air bersih dari PDAM sebanyak dua tangki. Kapsitasnya masing-masing tangki 5.000 liter. Dua tangki itu kita drop pada hari yang sama,” katanya disela-sela pembagian air bersih.

Ketika ditanya apakah bantuan akan berlanjut atau tidak. Slamet menyampaikan tergantung dari permintaan warga. Apabila situasinya memang sangat membutuhkan dan mendesak. Maka pihaknya akan mengupayakan memberikan droping air bersih. “Insya Allah, bantuan seperti ini akan di laksanakan setiap tahun. Namun juga melihat permintaan dari warga.”

EMPAT BULAN

Dalam kesempatan sama, tokoh masyarakat setempat Asmawi Aziz (39) menguraikan, krisis air bersih di daerahnya sudah terjadi sejak empat bulan lalu. Ribuan warga terpaksa mengkonsumsi dan memanfaatkan air sumur alami. Padahal kondisinya sangat memprihatinkan. Selain airnya berwarna coklat, juga berbau menyengat.

“Apabila untuk keperluan mandi, berakibat gatal-gatal pada kulit. Namun itu tetap dimanfaatkan warga, lantaran mereka kesulitan mendapatkan air bersih. Bagi yang mampu memang membeli dengan harga Rp1.000 per jerigen ukuran 10 liter. Tapi bagi yang tidak tetap manfaatkan air sumur dengan cara diendapkan lebih dulu sehari semalam,” tandasnya.

Dijelaskan, sejak krisis air empat bulan lalu hingga sekarang, baru ada bantuan hari ini (kemarin). Itu pun dari pihak swasta yakni RSUI Harapan Anda. Bukan dari kepedulian Pemkot. “Seharusnya tidak demikian. Sebab krisis air bersih seperti ini, hampir setiap tahun terjadi di Kalinyamat Kulon. Pemkot perlu tanggap, jangan hanya diam menunggu proposal masuk. Baru menerjunkan aparatnya guna memberikan bantuan air bersih.”

Menurut dia jumlah KK di Kalinyamat Kulon kurang lebih 5.000. Itu berada dalam 27 RT dan 4 RW. Bantuan dari RSUI Harapan Anda baru mencukupi kebutuhan warga RW 02 dan RW 01. Namun yang pasti belum merata semua warga mendapatkannya karena keterbatasan.

Sementara itu, seorang warga RT08 RW 02 Kalinyamat Kulon, Susi (29) mengaku sangat berterima kasih terhadap pihak yang memberikan droping air bersih. Dengan adanya bantuan tersebut, dia dapat menikmati air bersih guna memenuhi kebutuhan hidup beberapa hari ke depan.

“Sejak krisi air melanda , saya dan keluarga harus ngantri setiap pagi, untuk membeli air bersih. Apabila tidak begitu maka tidak kebagian. Sementara untuk kebutuhan mandi dan mencuci terpaksa menggunakan air sumur. Meskipun kondisinya berbau banger dan warnanya kuning,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s