RTLH Ambruk

Posted: 15 September 2011 in Serba-serbi

SEBUAH rumah tak layak huni milik warga Jalan Perintis Kemerdekaan Gang 2A RT 04 RW 08 Panggung Tegal Timur, ambruk akibat kayu blandarnya patah. Rumah tersebut dihuni 6 orang anggota keluarga dari dua Kepala Keluarga (KK) yang masih bersaudara.

Penghuni rumah roboh itu antara lain Amirudin (55) bersama istrinya Jumaroh yang berprofei sebagai penarik becak dan pembantu. Kemudian keluarga Rosikin (56) dan istrinya Lastri, yang berprofesi sebagai petugas sampah RT setempat serta ibu rumah tangga. Dengan dua anaknya Nur Asih (12) dan Rahmat (9). Beruntung dalam insiden tersebut tidak satu pun anggota keluarga jadi korban. Sementara kerugian yang diderita ditaksir sekitar Rp10 juta.

Menurut keterangan Rosikin, rumahnya ambruk kemarin sore sekitar pukul 15.00. Untungnya semua anggota keluarga Rosikin dan adiknya sedang berada di luar rumah. Karena sebelumnya memang telah mengetahui kayu blandar rumah retak.

“Waktu itu saya ke rumah ketua RT guna melaporkan kondisi rumah dan mencari bambu untuk menyangga blandar. Namun belum sempat memperoleh barang yang dicari, rumah sudah roboh,” ucapnya, Selasa (13) kemarin.

Dijelaskan Rosikin, rumah berukuran 8×8 meter persegi tersebut bagian depan dan belakangnya memakai batu bata. Namun bagian samping kanan dan kirinya menggunakan anyaman bambu atau biasa dikenal geribik. Karena ditinggali dua KK, maka di tengahnya diberi sekat menjadi dua bagian.

“Rumah ini dibangun tahun 1996 di atas tanah milik PT KAI. Awalnya semua memakai geribik. Kemudian warga sekitar memberikan bantuan dan direhab bagian depan serta belakangnya menggunakan batu bata.”

Akibat insiden itu, lanjutnya, beberapa perabotan rumahnya rusak terkena reruntuhan bangunan. Di antaranya radio, kompor minyak, termos, serta barang pecah belah lain. Dia memperkirakan nilai kerugian yang diderita Rp10 juta.

Untuk sementara, dia dan keluarganya akan tinggal di rumah tetangga. Demikian pula dengan keluarga adiknya, Amirudin. “Warga sudah mempersilakan kami tinggal sementara hingga rumah dibangun kembali,” ujarnya.

Di lokasi sama, Plt Camat Tegal Timur Agus Arifin menuturkan, kondisi rumah ambruk ini sebelumnya memang memprihatinkan. Karena itu Minggu (11/9) lalu dalam acara halal bi halal RW, warga sepakat memberikan bantuan guna merehab rumah tersebut.

Bahkan sudah dibuat gambar desain rehabnya berikut dana yang dibutuhkan saat ini sekitar Rp6 juta. Sementara dana yang terkumpul dari masyarakat mencapai Rp2 juta. Namun belum sampai rencana itu direalisasikan, rumah dua warganya tersebut sudah roboh. “Warga sudah berencana memberikan bantuan untuk rehab rumah. Tapi belum sampai dilaksanakan rumahnya ambruk dulu,” paparnya.

Terkait bantuan RTLH dari pemerintah, menurutnya tidak bisa diberikan. Karena tanah yang ditempati bukan milik pribadi melainkan PT KAI. Karena itu bantuan diupayakan dari warga.

Hal tersebut dibenarkan Rosikin, pada waktu halal bi halal, warga sepakat memberikan bantuan. Sehingga dia sangat berterima kasih terhadap kepedulian warga RW tempatnya tinggal atas bantuan yang akan diberikan. “Tapi belum sampai bantuan itu dilaksanakan rumah sudah roboh dulu.”

Sementara Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin dan jajarannya saat meninjau lokasi mengatakan, apabila tanah yang ditempati hak milik, maka pembangunan akan difasilitasi Pemkot melalui program RTLH. Namun karena tanah milik PT KAI bantuan tersebut tidak dapat dilakukan.

Meski begitu, Pemkot akan berupa memberikan bantuan kepada korban rumah roboh tersebut sesuai kebutuhan. “Saya perintahkan Bapermas KB menangani masalah bantuan rumah roboh ini. Peristiwa tersebut akan saya laporkan ke wali kota.”

Terkait makan dan minum korban sehari-harinya selama menumpang di rumah tetangga. Habib Ali juga memerintahkan Bapermas KB mengurusi atau memberikan batuan logistik. Yang pasti, Pemkot bakal memberikan bantuan supaya pembangunan kembali rumah warganya yang roboh segera direlisasikan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s